Sumber Kebahagiaan


Oleh: Khairan M. Arif
 
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُم بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
“Siapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dan dia” beriman”, maka pasti akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang bahagia. Sesungguhnya Kami akan memberi balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan” (QS: 16/97)
Nabi Muhammad saw bersabda: “Iman adalah percaya pada Allah, MalaikatNya, Rasul-rasulNya, Kitab-kitabNya, Hari Kemudian dan TakdirNya yang baik maupun yang buruk” (HR. Bukhari Muslim). 
Jadi iman adalah keyakinan dan kepercayaan yang ada dalam jiwa anda terhadap Allah dan kekuasaanNya, Malaikat, Rasul, Kitab-kitabNya, Hari Kiamat dan takdirNya, bahwa semua itu harus diyakini dan dipercayai oleh hambaNya, Dia yang menciptakan dan mengatur kehidupan hambaNya, keyakinan ini tidak cukup dengan hati, tapi harus diikuti oleh lidah yang berikrar dan anggota badan yang mempraktekkan, sebagai perwujudan keyakinan itu.
Imam Syafi’i berkata: “Iman adalah keyakinan seseorang kepada Allah dalam hati, diucapkan dengan lidah dan dipraktekkan dengan anggota badan”. 
Keyakinan kepada tuhan adalah sumber kekuatan seseorang, karena keyakinan adalah energy terkuat yang ada dalam jiwa manusia, tiada energy yang lebih kuat yang dimiliki seseorang dibanding keimanan dan keyakinan pada Tuhan, keyakinan anda pada Sang Pencipta dan Sang Kuasa, akan mempengaruhi jiwa dan psikologi anda menghadapi kehidupan, kebesaran dan kekuasaan Allah yang ada dalam jiwa anda akan merubah paradigmA anda terhadap kekuatan lain di luar diri anda dan mempengaruhi unsur-unsur kemanusia anda, (unsur hati, akal dan fisik) kekuatan Allah yang ada dalam diri dan jiwa anda akan memeberikan “kekuatan jiwa” pada anda, kekuatan jiwa ini diesebut pula dengan kekuatan spiritual.
Sebaliknya bila anda tidak memilki spiritual atau iman ini, maka anda akan merasa hidup ini sempit, berat dan melelahkan, kenapa? Karena semua beban hidup yang anda hadapi, anda pikirkan dan rasakan sendiri, tidak ada kekuatan lain yang Maha Kuat selain anda sendiri, tidak ada tempat lain selain diri anda dan teman dekat anda yang dapat anda pasrahkan dan serahkan atas beban hidupa anda, padahal teman atau keluarga anda juga memilki beban hidup yang sama dengan anda, perasaan ini yang membuat anda cepat lelah dan sempit dalam kehidupan sehari-hari, inilah yang dimaksud oleh Allah swt: “Siapa yang berpaling dari peringatanKu, maka sesungguhnya baginya kehidupan yang sempit “(QS: 20/124).
‘Aidh Al-Qarni berkata: “Tak ada sesuatu yang dapat membahagiakan jiwa, membersihkannya, menyucikannya, membantunya bahagia dan mengusir kegundahan darinya, selain keimanan yang benar kepada Allah swt”.
Abraham Maslow dan Ian Marshal membuktikan: bahwa 80% kesuksesan seseorang dipengaruhi oleh kecerdasan emosional dan spiritual, selainnya adalah factor lain. Iman adalah kekuatan dalam anda, iman adalah energy jiwa anda, bila jiwa anda kuat, maka semua yang diluar anda akan mudah ditaklukkan, anda akan dapat menaklukan masalah-masalah diluar anda, bila masalah-masalah di dalam anda dapat dengan mudah anda taklukkan. Bahkan dunia dapat anda taklikkan dengan energy iman yang anda milki, Alexis De Tocqueville berkata: “Dunia adalah milik mereka yang memiliki lebih banyak energy”.
Oliver Wendel Holmes berkata: “apa yang ada di belakang kita dan apa yang ada di depan kita merupakan hal kecil dibanding dengan apa yang ada di dalam kita”. Kehidupan yang bahagia adalah ketika anda mampu memperoleh semua solusi atas problematika anda, kebahagiaan yang sesungguhnya adalah kemampuan anda “menciptakan solusi”, bukan kepemilikan sarana dan fasilitas untuk memecahkan solusi, oleh karenanya orang sukses adalah yang mampu “menciptakan pekerjaan” bukan mencari pekerjaan.
Iman membuat semua kehidupan anda menjadi indah dan dinamis, iman membawa jiwa anda pada ketenangan dan kebahagiaan, iman membuat anda ringan, nyaman dan mudah menyelesaikan semua pekerjaan, iman adalah semangat dan iman adalah kehidupan. Bahkan seorang beriman selalu merindukan nuansa iman.. Ibnul Mubarak berkata: “Tidak ada yang lebih membuat aku bersedih dari tidak dapat bertemu dengan orang yang beriman”.

by pksbandarlampung
Share this post :
Comments
0 Comments

Popular Post

Fans Page

Arsip Blog

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PKS Bandar Lampung - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger