Abdul Hakim PKS: Proyek Bendung Miliaran Rupiah Mangkrak



LAMPUNG SELATAN – Anggota Komisi V DPR RI asal Lampung Abdul Hakim menyayangkan mangkraknya proyek bendung milik pemerintah pusat senilai miliaran di Kecamatan Way Kandis, Lampung Selatan. Proyek bernama Bendung Way Kandis II yang dibangun pada tahun 1991 itu kini  terlihat seperti bangunan irigasi tua yang tak terawat. Bendung di Desa Rejosari ini seharusnya mengairi lebih dari 3000 hektar lahan pesawahan, namun belum bisa berfungsi karena masalah pembebasan tanah.

“Pemerintah seharusnya tidak hanya membuat-membuat saja proyek yang menggunakan miliaran uang rakyat begini, tapi keberlanjutannya tidak jelas dan tidak selesai,” tukas Abdul Hakim dalam kunjungan kerjanya langsung ke lokasi Bendung Way Kandis II tersebut. Saya akan advokasi bendung ini segera diselesaikan hingga bisa mengairi sawah masyarakat, jangan sampai hanya menghabiskan biaya saja,” ujar Hakim.

Menurut staf Balai Sumber Daya Air Lampung Udan, masalah utama penuntasan proyek bendung ini ada pada pembebasan lahan sepanjang lebih dari 30 ribu meter. “Masalah pembebasan tanah ini sudah lama diajukan, tapi belum ada tindak lanjutnya apalagi setelah peralihan otonomi daerah. Ada usulan dari pemerintah pusat bahwa anggaran pembebasan lahan bisa dishare juga ke pemerintah daerah,” ujar Udan.

Bendung Way Kandis II memerlukan irigasi primer sepanjang 11.934 meter, dan yang sudah terbebaskan baru sepanjang 4.776 meter. Sedangkan saluran sekunder yang akan dibebaskan sepanjang 27.068 meter. “Jadi total jumlah tanah yang harus dibebaskan untuk irigasi adalah 34.226 meter,” jelas Udan.

Terkait pembebasan lahan tersebut, Abdul Hakim meminta pemerintah pusat untuk tidak berlarut-larut menyiapkan anggaran pembebasan lahan. Selain kunjungan kerja ke Bendung Way Kandis, Abdul Hakim juga memantau rencana pembangunan Dam Sukaraja di Kecamatan Marga Tiga, Lampung Timur. Selain berfungsi sebagai saluran irigasi, seyogyanya dam ini bisa menahan air hujan yang berlimpah hingga tidak menimbulkan banjir bagi warga. Aliran dam yang akan disuplai dari Sungai Sekampung ini rencananya baru akan dianggarkan pembebasan lahannya pada 2015 mendatang.

“Saya harap pembebasan lahan Dam Sukaraja juga segera diselesaikan dan dikomunikasikan dengan pemerintah daerah, baik provinsi maupun kabupaten,” tegas Hakim. Menurut Hakim ia juga akan coba mengomunikasikan dengan pihak pemerintah kabupaten supaya dam ini bisa segera terealisasi. []
Share this post :
Comments
0 Comments

Popular Post

Fans Page

Arsip Blog

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PKS Bandar Lampung - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger