Menpan: Sebelum Jokowi-JK, Sumut Sudah Optimalkan Gedung Pemerintah

MEDAN - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan) Yuddi Chrisnandi menilai bukan hal yang baru bagi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dalam menetapkan larangan penyelenggarakan rapat atau melakukan kegiatan dinas di hotel.

Menurut Yuddi, sebelum pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla mengeluarkan larangan tersebut, Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho telah mengeluarkan kebijakan serupa terlebih dahulu, tepatnya sejak Gatot menjabat sebagai Gubernur (2013).

Demikian disampaikan Yuddi saat makan siang bersama Gubernur Gatot, Kapolda Sumut Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo, Walikota Medan Dzulmi Eldin, Kapolresta Medan Kompes Pol Nico Afinta Karo-karo, dan sejumlah SKPD Pemprov Sumut di Rumah Makan Garuda Jalan Pattimura Medan, Sabtu (27/12).

"Pak Gubernur sendiri juga telah melaksanakan itu jauh sebelum pemerintahan Pak Jokowi. Setelah terpilihnya Pak Gatot jadi Gubernur, rapat-rapat dengan memanfaatkan fasilitas-fasilitas gedung yang ada sudah dilaksanakan. Sehingga, dengan adanya kebijakan larangan rapat di hotel ini tak perlu mengagetkan, walaupun menuai proses dari para pelaku usaha perhotelan," kata Menpan yang didampingi Gubernur saat menemui pewarta.
Menpan juga mengatakan bahwa kunjungannya ke Provinsi Sumatera Utara, selain untuk menghadiri undangan dan menyampaikan ucapan Selamat Natal dari Presiden, sekaligus bertemu dengan Gubernur dan jajarannya. Pertemuan dengan Gubernur bertujuan untuk mendapatkan informasi-informasi pembangunan di Sumut serta mendengarkan aspirasi-aspirasi dari Pemprov Sumut yang bermanfaat bagi pusat.

"Ini semua rencana pembangunan yang baik dan Sumut merupakan provinsi yang bisa menjadi lokomotif perekonomian nasional. Oleh karena itu, perlu didukung sebuah komunikasi yang intens antara daerah dan pusat, termasuk melalui kehadiran menteri-menteri sebagai pembantu presiden ke daerah. Sehingga, program-program yang direncanakan oleh daerah bisa cepat diketahui oleh pusat dan pusat bisa segera memberikan dukungan- dukungan teknis yang dibutuhkan daerah, tanpa proses birokrasi yang berbelit-belit,” ujar Menpan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Gatot bersama Kapolda dan Walikota Medan menyambut kedatangan Menpan dengan memberikan ulos, kain ciri khas Sumut, sebagai penghormatan penerimaan yang baik. Selain itu, Gubsu juga memberikan cinderamata berupa plakat dan buku ‘Sumut Bangkit’ kepada Menpan.
Sumber: Humas Pemprov Sumatera Utara
Share this post :
Comments
0 Comments

Popular Post

Fans Page

Arsip Blog

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PKS Bandar Lampung - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger