Abdul Hakim Usulkan Penambahan Sarana Pengamanan Kota Metro

Sarana pengamanan antara lain berupa kamera-kamera CCTV (closed circuit television) dan pos-pos pantau kepolisian perlu ditambah di Kota Metro. Demikian disampaikan anggota DPR RI asal Lampung K.H. Abdul Hakim dalam kunjungan ke markas Kepolisian Resort Kota Metro (9/4).

“Metro memiliki cukup banyak akses jalan keluar dan masuk. Sebagai perlintasan maupun tujuan tindak kriminal, antisipasi berupa penambahan kamera CCTV dan pos-pos pantau kepolisian sepertinya cukup penting,” ujar bakal calon Walikota Metro ini.

Wakil Kepala Polresta Metro Komisaris Polisi Welly Gunawan, mewakili Kapolresta AKBP Suresmiyati yang sedang menghadiri evaluasi pengamanan di Polda Lampung, mengatakan bahwa saat ini tindak kriminal yang menonjol di Kota Metro adalah pencurian kendaraan bermotor (curanmor). 

“Pelaku curanmor justru lebih banyak berasal dari warga luar Metro. Sedangkan kasus kriminal lain yang menonjol adalah penipuan,” ujar Welly menerima Abdul Hakim di ruang kerjanya.

Welly mengamini penambahan kamera CCTV dan pos-pos pantau kepolisian dapat mempermudah tugas aparat untuk meningkatkan rasa aman bagi masyarakat. 

“Saat ini baru ada 1 kamera CCTV dekat traffic light Masjid Taqwa. Itupun dalam keadaan rusak. Kami tentu akan sangat terbantu jika ada tambahan sarana pengamanan berupa CCTV,” ujar Welly.

Sedangkan terkait pos pantau, Welly mengatakan pengadaannya sering terganjal pembebasan lahan. “Pos pantau ini kan biasanya di tempat-tempat yang strategis, Pak. Jadi harga lahannya memang relatif tinggi,” tambahnya.

Welly mengakui bahwa adanya peran swadaya masyarakat maupun sponsor bagi pos-pos tersebut akan sangat membantu pengadaan pos pantau yang layak. Dalam kesempatan itu Abdul Hakim dan Wakapolres Welly menyempatkan berkunjung ke salah satu pos pantau kepolisian di Banjarsari, Metro Utara.

Selain penambahan sarana pengamanan, Hakim juga mensupport adanya penambahan personil polri di kota berpenduduk 151.669 jiwa ini. Saat ini jumlah aparat kepolisian RI dalam lingkup resort Kota Metro baru berjumlah 454 personil atau setara dengan 1 polisi per 334 jiwa penduduk. Ini masih belum memenuhi standar ideal 1 polisi per 200 jumlah penduduk. [pkslampung.com]


 
 
Share this post :
Comments
0 Comments

Popular Post

Fans Page

Arsip Blog

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PKS Bandar Lampung - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger