Pengembangan Jaringan Kereta Api Trans Sumatera

Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno menjelaskan guna peningkatkan peran kereta api  dalam konstelasi sistem transportasi Sumatera Barat dibutuhkan rencana pengembangan yang terencana dan komprehensif dengan melibatkan seluruh pemerintah daerah. Hal tersebut ia sampaikan saat Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat di Istana Bung Hatta, Bukittinggi tanggal 13-14 April 2015.

Rakor kali ini menggunakan tema “Penyelenggaraan dan Pengalihan Urusan Pemerintahan Konkuren, Pasca lahirnya Undang-Undang No 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah dan Rencana Pembangunan Jalur Kereta Api Trans Sumatera”.

Dalam paparannya, Gubernur menyampaikan tentang perkeretaapian dan tindak lanjut dari UU No 23 tahun 2014.

“UU ini (UU No 23 tahun 2014) sudah keluar dan menjadi acuan hukum bagi kita semua, untuk bersama sama mengsinergikan arahan pemerintahan yang kita laksanakan karena terkait dengan peralihan kewenangan dan pemetaan urusan pemerintahan konkuren,” ucap Gubernur Irwan.

Irwan juga menambahkan bahwa Sumatera Barat (Sumbar) perlu melakukan inventarisasi Personil, Peralatan, Pembiayaan dan Dokumen (P3D) yang  akan diserahterimakan.

“Saat ini masih banyak asset yang terkait dengan pelaksanaan kegiatan dekonsentrasi dan tugas pembantuan serta pemekaran daerah yang belum clear pencatatannya. Oleh karena itu, inventarisasi P3D merupakan kesempatan bagi pemerintah daerah dalam melakukan pembenahan administrasi dan penatausahaan milik daerah,” tambah Irwan.

Terkait perubahan dalam proses Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), Irwan menyampaikan bahwa yang terpenting bagi para jajaran pimpinan adalah menyelesaikan segala tugas dan tanggung jawab yang sedang diemban.

“Menindaklanjuti tentang pengembangan Jaringan Kereta Api Trans Sumatera, perlu kita koordinasikan bahwa guna meningkatkan peran kereta api  dalam konstelasi sistem transportasi Sumatera Barat dibutuhkan rencana pengembangan yang terencana dan komprehensif dengan melibatkan seluruh pemerintah daerah guna mengoptimalkan keberadaan jaringan kereta api sehingga dapat memberikan dampak positif bagi ekonomi masyarakat, serta memperkuat posisi Sumatera Barat dalam jaringan  Kereta Api Sumatera. Kita semestinya sebagai daerah yang ingin memajukan Sumatera Barat, harus memajukan kereta api yang ada di Sumbar ini. Dan ini merupakan PR kita bersama,“ papar Irwan.

Setelah pembukaan oleh Gubernur Irwan, rakor dilanjutkan dengan penyerahan 3 buah buku karangan Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI kepada Gubernur. Selain itu juga dilaksanakan penanda tanganan penyerahan hibah kepada 7 Kabupaten Kota, yaitu Kabupaten Dharmasraya, Kabupaten 50 Kota, Kabupaten Solok Selatan, Kabupaten Pesisir Selatanb, Kota Padang, Kota Sawahlunto, dan Kota Bukittinggi. 

Share this post :
Comments
0 Comments

Popular Post

Fans Page

Arsip Blog

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PKS Bandar Lampung - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger