Tata Kelola Parkir Bandar Lampung Harus Dibenahi

Kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandar Lampung dalam mengelola retribusi parkir, belum juga maksimal. Pasalnya, dari target PAD Rp6 miliar, baru tercapai sekitar 29,709 persen.

Kondisi itu membuat sejumlah pihak mulai pesimis bahwa proyeksi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada sektor tersebut tidak akan terpenuhi. Ini jelas berbanding terbalik dengan potensi parkir yang banyak bermunculan di Kota Tapis Berseri.

"Kami berpendapat tata kelola retribusi pakir di Dishub Bandar Lampung harus dibenahi. Sekarang sudah masuk triwulan ketiga, dimana data yang ada pada kami hingga Agustus lalu, PAD dari sektor itu baru mencapai Rp1 miliar lebih," kata anggota Komisi II DPRD Bandar Lampung, Grafieldy Mamesah, Minggu (6/9).

Menurutnya, akan lebih baik jika Dishub meniru kinerja pihak swasta dalam mengelola sektor tersebut. Terlebih, pada saat pengelolaan retribusi parkir oleh pihak ketiga, pendapatan lebih meningkat dibanding dengan pengelolaan oleh pemerintah.

"Coba tiru pihak ketiga, bagaimana cara mengelola retribus parkir. Bukankah di setiap sudut kota ini begitu banyak lahan potensial yang sudah diterapkan retribusi? Hitung-hitungannya kalau maksimal, tentu akan lebih dari 29,70 persen yang dicapai," ujar politisi PKS ini.

Terkait wacana pengelolaan retribusi parkir oleh pihak ketiga, dia mengaku akan mengkaji persoalan itu di internal komisi dan satuan kerja (Satker) terkait.

"Bisa saja kita swastanisasikan. Tetapi hal itu perlu pengkajian yang komprehensif. Yang jelas, Komisi II terlebih dahulu akan membahasnya dalam rapat internal komisi. Setelah itu baru kita gelar rapat dengar pendapat dengan sejumlah satker terkait," katanya.

Sumber : www.kupastuntas.com
Share this post :
Comments
0 Comments

Popular Post

Fans Page

Arsip Blog

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PKS Bandar Lampung - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger