PKS: KPU Harus Sediakan TPS Khusus

BANDAR LAMPUNG – Pelaksanaan pilkada serentak tinggal 5 hari lagi. Disisa waktu yang sedikit itu KPU Bandar Lampung terus berupaya mensukseskan hajat demokrasi 5 tahunan tersebut. Demi menekan angka golput, KPU pun gencar melakukan sosialisasi, mulai dari pemilih pemula sampai penyandang cacat, dari mall, pasar tradisional, sampai sekolah-sekolah.

Massifnya sosialisasi KPU Bandar Lampung cukup diapresiasi oleh anggota komisi I DPRD Bandar Lampung, Handrie Kurniawan. Menurut Handrie apa yang diupayakan KPU Bandar Lampung saat ini merupakan cara untuk bisa menekan angka golput serendah mungkin. Semakin tinggi tingkat partisipasi pemilih maka semakin bagus bagi perkembangan demokrasi di Bandar Lampung.

Selain mengapresiasi KPU, Legislator asal PKS ini juga memberikan beberapa catatan agar tingkat partisipasi juga semakin baik. Pertama Handrie berharap KPU ntuk mengakomodasi hak suara masyarakat yang sedang berada di rumah sakit dan hak suara para penghuni lembaga pemasyarakatan (lapas), KPU diharapkan bisa menyediakan tempat pemungutan suara (TPS) bergerak  atau TPS khusus.

“Masyarakat yang pada tanggal 9 Desember mendatang sedang sakit dan berada di rumah sakit tentunya tidak bisa menyalurkan hak pilihnya. Maka KPU bisa membuat TPS bergerak untuk mereka yang pada 9 Desember nanti berada di rumah sakit,”kata Handrie.

“ Begitu juga warga Lapas. Lapas memang merupakan tempat hukuman bagi mereka yang melakukan kejahatan, tapi mereka tetap memiliki hak suara untuk memilih dan mencoblos, makanya ini harus jadi perhatian khusus juga, jangan sampai hak mereka diabaikan, apalagi jumlah penghuni lapas Way Hui banyak juga yang berasal dari Bandar Lampung”, jelas Handrie  diruang kerjanya di Komisi I DPRD Bandar Lampung, Jumat (4/12).

Handrie melanjutkan, Lapas Way Hui ini berada di Kabupaten Lampung Selatan, bukan masuk wilayah Kota Bandar Lampung yang menyelenggarakan pilkada. Kabupaten Lampung Selatan sendiri juga menggelar pilkada. Maka harus dipikirkan TPS nya mau berbentuk apa? karena mendirikan TPS di dalam Lapas Way Hui tidak diperbolehkan karena lapas tersebut tidak berada di wilayah Kota Bandar Lampung. Sedangkan jika menggunakan TPS yang terdekat dengan lapas, membutuhkan izin keluar napi dan menjadi masalah karena jumlahnya ratusan.

Selain untuk masyarakat, Handrie juga berharap KPU Bandar Lampung memfasilitasi kaum disabilitas dalam menggunakan hak pilihnya dalam pilkada.

“Kaum difabel juga bagian dari masyarakat Bandar Lampung, mereka juga  ingin berperan serta dalam pemilihan Walikota Bandar Lampung tahun 2015. Syukur-syukur KPU bisa menyediakan fasilitas berupa bilik khusus bagi pemakai kursi roda, adanya penerjemah bagi kaum tuna rungu, dan kertas braile bagi tuna netra,” Jelas Handrie.

Jika ingin pilkada sukses tanpa pandang bulu, maka mereka juga harus diperhatikan. Jangan sampai ada pihak yang merasa diabaikan atau tidak diperhatikan, sehingga menimbulkan sikap cuek dan apatis terhadap politik.
Share this post :
Comments
0 Comments

Popular Post

Fans Page

Arsip Blog

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PKS Bandar Lampung - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger