BEKAL MENAPAKI DAKWAH 2017

Oleh :
M. Imron Rosadi
Ketua DPC PKS Kemiling



Tulisan ini terinspirasi dari seklumit catatan akhir 2016, dari salah satu senior kami, teladan kami, ustadz sekaligus salah satu pemegang amanah dakwah di Bandar Lampung. ini catatan beliau :

"Saudaraku sekalian, saya  mendapatkan kesan indah dipenghujung tahun 2016, saat aktifitas struktur organisasi sedang libur, Alhamdulillah kami bisa mengadakan rekrutmen lewat pelatihan khotib. Alhamdulillah juga saya pribadi akhir tahun ini dapat rekrutmen baru 1 kelompok (10 orang) diluar pelatihan yang saya sebutkan sebelumnya". 

Kami mendapatkan informasi  diatas persis pukul 19.17 (1 Januari 2017) dari sebuah group dakwah di Bandar Lampung. Spontan saya, " Allahu Akbar, Inspiring pak ...... " sambil batin ini berdecak kagum, haru dan salut akan pencapaian dakwah dari beliau.

Sedikit bercerita tentang profil singkat si fulan. Kami kenal beliau pada tahun 2000, tepatnya di  Training Orientasi Partai (TOP) yang diselenggarakan oleh DPC Partai Keadilan (PK) Kecamatan Tanjung Karang Barat (TKB). Kebetulan kala itu beliau menjabat sebagai ketua DPC nya. Tahun 2000 kecamatan Kemiling masih gabung dengan TKB.

Beliau dikenal sebagai kader yang lembut, kalem, bila dalam bahasa jawa dikenal dengan kalimat orangnya ngemong banget. Semua kader PK di Bandar Lampung sangat hormat dan menyayaingi beliau. He he, tentu tanpa kami perlu menyebutkan namanya, mungkin saudaraku bisa menebak siapa beliau.

Kembali ketopik diatas, sekelumit pengalaman dakwah dari salah satu ustadz kami tersebut merupakan sebuah inspirasi yang mampu menjadi bahan bakar mesin dakwah kita kedepan.

Hari ini perjalanan dakwah kita, khususnya Bandar Lampung di tahun 2017 ini memasuki babak baru quartal ekspansi. Quartal yang harapannya mampu mengorganisasi seluruh potensi kader, struktur dan pejabat publik kita untuk kemudian mampu menaikan elektabilitas partai dakwah kita ini.

Indikator lain suksesnya quartal ini ialah semakin bertambahnya jumlah kader serta semakin solidnya tim kerja kita dari tingkatan kota sampat kelurahan.

Saudaraku, kami melihat ada beberapa catatan, evaluasi serta persiapan mendasar bagi kita untuk memasuki dan sukses menjalankan amanah quartal ini. Pertama, Evaluasi menyeluruh terhadap tahapan konsolidasi kita di 2016. Pastikan kesiapan kader, karena memang aset  utama partai ini adalah kadernya. Pastikan fix jumlahnya, sebaran domisilinya, hingga aktivitas dakwahnya. Ibarat peperangan, bila jumlah, sebaran serta  keahlian pasukan kita tergambarkan secara valid, maka Insya Allah strategi pemenangan akan lebih mudah kita terapkan.

Kedua, pastikan kesiapan struktur untuk menghadapi tahun 2017 ini. Struktur partai kita dari tingkat pusat hingga ranting ibarat sebuah jaringan internet yang harus selalu terkoneksi dengan baik, pastikan kekuatan sinyalnya serta pastikan juga perangkat kerasnya terupdate dengan baik.

Jangan sampai sinyalnya ok, namun perangkat kerasnya jadul sehingga tidak support, atau sebaliknya perangkat kerasnya update, namun ternyata sinyalnya byar pett, sehingga transfer informasinya kurang utuh dll.

Ketiga, pastikan kesiapan kerja pejabat publik yang ada saat ini, baik yang di eksekutif ataupun legislatif.

Pejabat publik dipartai dakwah ini, bila dibaratkan sebuah rumah adalah halaman depan yang menggambarkan wajah kita. Untuk itu harus ada komitmen dari para pejabat publik untuk bekerja secara profesional sekaligus harus mampu menjaga citra diri, Sehingga persepsi positif, senang, percaya akan selalu muncul dibenak masyarakat bila melihat bangunan partai dakwah ini.

Keempat, Sinergitas kerja dan penerapan rukun ukhuwah antara struktur, kader dan pejabat publik partai ini. Struktur percaya akan kesiapan serta komitmen kader, struktur pun selalu mensupport dan memberikan kepercayaan full kepada pejabat publik.

Kader percaya dan mensupport program struktur dan pejabat publik. Pejabat publik percaya akan dukungan dan support dari struktur dan seluruh kader yang ada.

Tantangan sinergitas diatas tentu tidak mudah, karena bicara sinergi, ada dua pendekatan yang harus kita gunakan. Pendekatan Struktural dan non Struktural (pendekatan humanis). Dalam bab ini, ada yang pernah mengungkapkan bahwa "ketaatan timbul karena kepercayaan".

Namun inilah proses dan dinamika jalan dakwah yang harus kita tempuh, sebagai sunnatullah Ikhtiar manusia. Semoga Allah SWT Merahmati dan menguatkan kita semua.

_wallahu a'lam bishawab_
Share this post :
Comments
0 Comments

Popular Post

Fans Page

Arsip Blog

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PKS Bandar Lampung - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger