Pemkot Utang Rp150 M, Fraksi PKS Tagih Penjelasan



Menjelang pengesahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Bandarlampung 2020, fraksi PKS meminta wali kota mengalokasikan anggaran yang prorakyat.

Ketua Fraksi PKS DPRD Bandarlampung, Agus Djumadi, mengatakan dalam rancangan yang diajukan wali kota untuk dibahas bersama badan anggaran (banang) DPRD, salah satunya adalah rencana wali kota meminjam dana Rp150 miliar ke pemerintah pusat.
Tujuannya untuk mempercepat pemulihan ekonomi. Ini sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 105/PMK.07/2020 tentang Pengelolaan Pinjaman pemulihan Ekonomi Nasional untuk Pemerintah Daerah.
Agus yang juga anggota Banang DPRD Bandalampung meminta pemerintah mampu memberikan penjelasan detail tentang beberapa hal.
Pertama, pemanfaatan atau pengalokasian anggaran utang. Sehingga jelas akan dipergunakan untuk kegiatan apa saja.
"Jangan sampai uang hasil pinjaman, tapi alokasinya malah tidak tepat sasaran. Prioritas anggaran perlu jadi perhatian masyarakat. Terutama sekali terkait pemulihan Covid," tegasnya, Senin (14/9/2020).
Menurut dia, dampak ekonomi Covid benar-benar dirasakan masyarakat kecil. Karena itu prioritas anggaran sebaiknya untuk merangsang pertumbuhan UMKM.
Jikapun ada pelaksanaan proyek fisik sifatnya padat karya yang memperdayakan orang lokal sehingga membuka lapangan kerja.
Kedua, skema pengembalian utang mengingat masa jabatan wali kota hanya sampai 2021.
Jangan sampai yang berutang wali kota saat ini, tapi yang menanggung adalah penggantinya.
Agus juga memerintahkan kepada seluruh anggota fraksi PKS di masing-masing komisi untuk memperhatikan betul rencana kegiatan anggaran (RKA) di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).
"Kritisi jika memang pengalokasian tidak tepat," tegas Agus.
Share this post :
Comments
0 Comments

Popular Post

Fans Page

Arsip Blog

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. PKS Bandar Lampung - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger